SIBOLGA, – Pasca bencana alam yang melanda Kota Sibolga dan sekitarnya pada Selasa (25/11), Polres Sibolga memperketat pengamanan di sejumlah objek vital dan pusat perbelanjaan.
Langkah ini diambil setelah terjadinya aksi penjarahan di beberapa gerai ritel modern, seperti Indomaret, Alfamart dan Alfamidi.
Pengamanan difokuskan pada pusat perbelanjaan yang belum sempat dijarah, di antaranya Aldo Mini Plaza, Swalayan Nauli, serta sejumlah lokasi lainnya.
Pengetatan keamanan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah gangguan keamanan lanjutan, di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025).
Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, melalui Kasi Humas AKP Suyatno menyampaikan, personel dikerahkan secara penuh untuk berjaga di titik-titik rawan.
Pihaknya juga melakukan patroli mobile guna mengantisipasi aksi serupa di lokasi lain, yang dinilai berpotensi menjadi sasaran penjarahan.
“Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di pusat perbelanjaan untuk mencegah terulangnya aksi penjarahan. Fokus kami adalah menjaga keamanan masyarakat dan iklim berusaha berjalan dengan baik pascabencana,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap tindakan yang merugikan masyarakat atau pelaku usaha akan ditindak tegas sesuai hukum.
“Situasi darurat bukan alasan untuk melakukan pelanggaran hukum. Kami sudah mengamankan sejumlah lokasi dan mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak ketertiban,” tambahnya.
Pihak kepolisian, juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola pusat perbelanjaan, untuk memastikan operasional berjalan aman serta memastikan distribusi kebutuhan pokok tidak terganggu.
Sementara itu Erik, Owner Aido mini Plaza mengatakan, mengapresiasi serta menyampaikan ucapan terima kasih atas respon cepat aparat Kepolisian Resor Sibolga, dalam mengendalikan situasi agar tetap kondusif.
Penjarahan yang dilakukan oknum masyarakat, di beberapa gerai ritel modern, seperti Indomaret, Alfamart dan Alfamidi, telah menciptakan situasi kurang kondusif di Kota Sibolga.
“Sebagai pengusaha yang telah bermukim selama 40 tahun di Kota Sibolga, menilai bahwa selama ini Kota Sibolga termasuk kota paling aman. Namun kejadian itu meskipun dalam situasi darurat, telah menciptakan rasa kekuatiran di kalangan pengusaha,” pungkasnya, mengakhiri.
Hingga berita ini diterbitkan, kondisi keamanan di Kota Sibolga terpantau mulai kondusif. Personil Polres Sibolga bersama masyarakat setempat, bekerja sama menjaga keamanan bersama di pelataran parkir Aido Mini Plaza. (Christ Andries)







