SIBOLGA, – Akibat curah hujan tinggi, 2 (dua) orang warga berinisial A dan L dikabarkan terjebak dan tertimbun material longsor di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (25/11/2025).
Material longsor berupa tanah bercampur batu menutupi seluruh badan jalan dengan panjang sekitar 12 meter dan ketebalan material 1–3 meter. Selain menutup akses kendaraan, longsor juga merusak bahu jalan dan rumah warga yang berada tepat di sisi tebing.
Menurut Indra Sihombing, pengelola Rumah Makan Uci menyampaikan, suara gemuruh terdengar sesaat sebelum tanah amblas.
“Kami sempat kaget karena suara tanah runtuh sangat keras dan menyeret kami ke bawah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat peristiwa itu terjadi dirinya bersama karyawannya panik dan mencoba menyelamatkan diri.
“Namun tidak terelakkan lagi karena datangnya tiba-tiba, 2 (dua) orang karyawan saya terjebak dan tertimbun longsor,” ungkap Indra, dengan rasa cemas atas keselamatan karyawannya.
“Karyawan kita yang terjebak dan tertimbun longsor bernama Ayu Hutaglung, Warga Poriaha serta Lastio Situmeang, Warga Kolang, keduanya warga Kabupaten Tapanuli Tengah,” sambung Indra, mengakhiri.
Peristiwa itu mengagetkan warga sekitar. Hal ini disampaikan Cecila Maranatha Telaumbanua, yang rumahnya tidak jauh dari lokasi.
“Tiba-tiba kami dengar suara gemuruh dari arah bukit. Ketika kami lihat, tanah sudah turun dan menutup badan jalan,” katanya.
Terpantau, material longsor berupa tanah bercampur batu menimpa Cafe Uci, 1 (satu) unit Rumah warga 2 pintu, 1 (satu) nit Bengkel, 1 (satu) unit Mobil Thermo King BK 8249 EN, serta 1 (satu) unit Becak Mesin. Akibat kejadian tersebut, belum diketahui jumlah kerugian yang ditimbulkan.
Hingga berita ini diterbitkan, Aparat Kepolisian Resor Sibolga mengamankan lokasi, bersama Petugas BPBD Sibolga, TNI dan masyarakat sekitar, yang bergerak cepat melakukan penanganan, untuk mengebakuasi korban yang masih tertimbun, dengan menggunakan alat berat. (Christ Andries)








